Langsung ke konten utama

Bukan Salah Situasi

"When we are no longer able to change a situation - we are challenged to change ourselves." - Viktor E. Frankl


Quote ini udah lama banget gue baca di sebuah akun twitter seseorang. Kalo lagi stres, bingung, atau kesel, gue suka nginget-nginget quote ini. Quote ini ngajak kita buat nggak tergantung terus sama situasi yang ada. Kalo ada hal lain yang bisa kita lakukan untuk bikin situasi itu lebih nyaman, kenapa enggak?
Beberapa hari yang lalu, lagi-lagi gue stres di sekolah sama asrama. Tugas numpuk, ulangan banyak, cucian banyak, Majalah Venus (majalah sekolah) nggak beres-beres pengerjaannya padahal udah lewat deadline terbit, dipilih sekolah buat ikut seleksi OSN Kebumian tingkat kabupaten jadi mesti belajar extra padahal tinggal kurang dari seminggu lagi dan nggak mudeng materinya sama sekali, LPJ (Laporan Pertanggung-Jawaban) suatu acara sekolah belom jadi-jadi padahal acaranya udah dari akhir September 2014 lalu, ada yang bikin nggak nyaman di unit, partner panitia suatu acara sekolah ada yang keliatan kesel sama gue karena terlalu mikirin banyak hal dan sedikit ngelepas tanggung jawab, ditambah pacar sama adek di rumah sakit. Duh!
I think, sometimes situations easily ruin my mind and my day. Pingin tidur dan ngelepas semua aja, deh, rasanya. Tapi nggak bisa! Pelan-pelan gue coba mikirin satu-satu masalah itu.
Tugas numpuk, kerjain dan selesaiin aja secepatnya. Ulangan banyak, belajar aja, sekali-sekali lembur belajar boleh aja kok, sambil ngemil sama minum milo panas lebih enak. Cucian banyak, jangan laundry, tapi cuci cepet tapi tetep bersih! Majalah Venus yang belom kelar, selesaiin aja, kan ngerjainnya bareng-bareng, nggak sendirian. Kepilih buat seleksi OSN tingkat kabupaten, dikit-dikit baca materinya aja, kan udah ada, nggak perlu ngebut. LPJ yang belom jadi, kan udah di tangan partner sekretaris satunya, tenang aja. Ada yang bikin nggak nyaman di unit, sementara biarin aja, sekali-sekali bodo amat sama hal-hal kayak gitu itu harus. Partner kesel, coba aja tunjukin kalo masih tanggung jawab sama tugas bersama. Pacar sama adek di rumah sakit, berdoa. Gue bukan dokter yang bisa nyembuhin mereka. So, prayer is all the way at that time.
Mungkin susah buat berpikiran kayak gitu. Kalo kata pacar gue-dia sering banget nasehatin tiap kali gue stres-, tenang. Kalo stres, nggak bisa mikir apa-apa. Ruwet otaknya! Tenang, pikirin satu-satu, selesaiin, selesai deh! Buktinya, sekarang sebagian besar semua yang ruwet itu udah selesai! Intinya, tenang dan jangan salahin situasi selagi kita bisa ngubah itu jadi lebih baik. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semester II IS LIT

It's been so busy, literally, for these months. Being a journalism student is not that easy, that fun, that ... ah, no. If others talk about how difficult the theories they learn, then we go through something really really really different, for sure. This semester feels so tiring, not because I study too much, but because I learn too much. Can you differ study and learn? I learn so much how to be a real journalist, and I found it crazy. Going places in a day, reporting this and reporting that, meeting some sources, it's tiring physically. Even more, krl is such a cheap yet wrong transportation if we need to enjoy the day and give rest to our body. This semester takes me to places I never wonder to go this early: DPR, KPK, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Istana Negara (tho I couldn't get in:" sooo sad. but someday I will!), 'Blusukan' Djarot, Metro TV, etc. (it's too manyyyyyy). BUT I also found it really fits in me! Well, I guess this is my real pa...

How Long

It's a calm night So soft and so fine When I'm staring at the sky far from me a thousand stars are smiling to the moon and to the people who are staring at them and it's me, and you who are under that moon light in the different places we are standing still and I'm here hoping that the moon could answer the questions that are running on my mind for a second a minute an hour until days weeks and months I just don't understand how could the stars keep smiling even the sky goes darker the rain falls and the clouds hide them away dear moon, answer me how long will we keep this because this is something I never wanna lose #randompoem (04/12/17)

Sekolah Baru: Van Lith

Lulus SMP, saatnya lanjut ke tingkat yang lebih tinggi. SMA. Gue bakal lanjut sekolah di SMA Pangudi Luhur Van Lith, Muntilan. Gue udah mikir mau lanjut ke SMA ini sejak lulus SD. SMA yang di-kepala-sekolah-i oleh bruder ini termasuk sekolah yang udah tua. Sebelumnya Van Lith termasuk SPG, Sekolah Pendidikan Guru. Namun akhirnya berubah jadi SMA Katolik. Sebelum daftar di VL, orang tua mau mantepin gue dulu, apakah gue siap jadi anak asrama atau enggak. Tapi, gue yakin banget mau jadi anak asrama di VL. Jadi gue daftar di VL dan Stella Duce 1 sebagai cadangannya. Di Stece (Stella Duce 1), gue bisa masuk tanpa tes. Jalur prestasi. Sedangkan di VL cuma ada 1 jalur, jalur tes. Pendaftaran bisa online, bisa offline. Karna letak jauh, jadi gue daftar online. Cukup ngisi data aja, tapi harus ngirim fotokopi rapor dari kelas 7-9 (semester I), fotokopi KK, dsb. Setelah daftar, gue rajin buat searching tentang VL, terutama tes dan kehidupan berasramanya. Nyokap yang rajin banget bantuin gue ...