Langsung ke konten utama

A Year To Seventeen

Udah jadi kebiasaan di Van Lith kalo siapapun yang ulang tahun bakal dikerjain, apapun bentuknya.
Tahun ini gue ultah yang ke-16 di saat banyak temen udah dapet KTP sama SIM. Ya nggakpapalah masih 16 tahun, yang penting masih dikasih hidup sama Tuhan *wiii*.

17 Januari 2015. Sekitar jam 3 subuh, Bica sama Berti, dua orang gila yang seunit dan sekelas sama gue, bangunin gue dari mimpi indah. Kamar masih gelap, dan mereka bangunin gue sambil bawa lilin. Mereka nyanyi Happy Birthday dengan suara pelan unyu mereka. So sweet banget deh ya kalian!
Paginya, udah siap mau berangkat sekolah, gue, dengan paksaan yang amat sangat licik dari unit gue, St. Theresia, disuruh duduk dan saat itu juga didandanin aneh-aneh. Lipstik dipakein di pipi, blush on di jidat, dll. Tas juga diganti pake ember. Ondel-ondel Muntilan banget deh. Sampe sekolah, ternyata si Andri yang juga gila didandanin aneh-aneh juga sama temen-temennya. Anehnya, dia yang minta sendiri. Dasar-_- Di sekolah, guru-guru banyak yang ngucapin, tawaan dan hinaan atas make up terlalu amatirannya dari temen-temen unit juga dimana-mana. O-K!
Third surprise of the day

Belom selesai, abis opera gue bersihin semua make up, mandi, terus misa. Abis misa, gue sama beberapa temen balik lewat sekolah. Tiba-tiba gue ditutup matanya dan dikerjain masuk ke kelas XI IPA 1. Aspapella (grup akapela Andri dkk) nyanyi lagunya Zamrud, Selamat Ulang Tahun. Keren banget, kayak biasa! Mata gue dibuka, dan di situ udah rame. Ada temen seunit dan temen-temen lain. Ternyata idenya Andri, lagi-lagi. Dirayain di situ deh with balloonssss yeay!
Well, kata orang sih sweet seventeen. Tapi buat gue, sixteen juga sweet kok! Thank you semuanya yaa<3



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semester II IS LIT

It's been so busy, literally, for these months. Being a journalism student is not that easy, that fun, that ... ah, no. If others talk about how difficult the theories they learn, then we go through something really really really different, for sure. This semester feels so tiring, not because I study too much, but because I learn too much. Can you differ study and learn? I learn so much how to be a real journalist, and I found it crazy. Going places in a day, reporting this and reporting that, meeting some sources, it's tiring physically. Even more, krl is such a cheap yet wrong transportation if we need to enjoy the day and give rest to our body. This semester takes me to places I never wonder to go this early: DPR, KPK, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Istana Negara (tho I couldn't get in:" sooo sad. but someday I will!), 'Blusukan' Djarot, Metro TV, etc. (it's too manyyyyyy). BUT I also found it really fits in me! Well, I guess this is my real pa...

How Long

It's a calm night So soft and so fine When I'm staring at the sky far from me a thousand stars are smiling to the moon and to the people who are staring at them and it's me, and you who are under that moon light in the different places we are standing still and I'm here hoping that the moon could answer the questions that are running on my mind for a second a minute an hour until days weeks and months I just don't understand how could the stars keep smiling even the sky goes darker the rain falls and the clouds hide them away dear moon, answer me how long will we keep this because this is something I never wanna lose #randompoem (04/12/17)

Sekolah Baru: Van Lith

Lulus SMP, saatnya lanjut ke tingkat yang lebih tinggi. SMA. Gue bakal lanjut sekolah di SMA Pangudi Luhur Van Lith, Muntilan. Gue udah mikir mau lanjut ke SMA ini sejak lulus SD. SMA yang di-kepala-sekolah-i oleh bruder ini termasuk sekolah yang udah tua. Sebelumnya Van Lith termasuk SPG, Sekolah Pendidikan Guru. Namun akhirnya berubah jadi SMA Katolik. Sebelum daftar di VL, orang tua mau mantepin gue dulu, apakah gue siap jadi anak asrama atau enggak. Tapi, gue yakin banget mau jadi anak asrama di VL. Jadi gue daftar di VL dan Stella Duce 1 sebagai cadangannya. Di Stece (Stella Duce 1), gue bisa masuk tanpa tes. Jalur prestasi. Sedangkan di VL cuma ada 1 jalur, jalur tes. Pendaftaran bisa online, bisa offline. Karna letak jauh, jadi gue daftar online. Cukup ngisi data aja, tapi harus ngirim fotokopi rapor dari kelas 7-9 (semester I), fotokopi KK, dsb. Setelah daftar, gue rajin buat searching tentang VL, terutama tes dan kehidupan berasramanya. Nyokap yang rajin banget bantuin gue ...